Membayar Hutang dengan Sedekah, Apakah Bisa ?

Membayar Hutang dengan Sedekah, Apakah Bisa ?

Dalam Islam dan juga hukum positif yang berlaku di Indonesia, melunasi hutang itu wajib kecuali apabila pemberi hutang memang ingin menyedekahkan. Terkait adanya anjuran yang mengatakan membayar hutang dengan sedekah, tidak ada satupun ketentuan dalam Islam yang mengaturnya.

Ada orang yang dengan sengaja mengambil hutang meski ia masih berutang, lalu uangnya disedekahkan semuanya. Dia berharap akan memperoleh rejeki tak terduga. Nah, rejeki nomplok itu yang akan diharapkan membayar seluruh hutang-hutangnya. Keyakinan yang salah dan tak dikenal dalam Islam. Bukannya memperoleh keajaiban namun sebaliknya hutangnya makin menumpuk.

Ketentuan Allah yang menyatakan jika memberikan sedekah bisa menarik rejeki memang benar dan sesuai dengan firmannya dalam surah Ali Imran ayat 92 : “Kamu tak akan mendapatkan kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu infakkan, mengenai hal itu sungguh, Allah Maha Mengetahui”.

Berdasarkan penjelasan beberapa ulama, kebajikan itu berupa keluasan dan keberkahan rejeki. Maksudnya bersedekah akan memberikan keberkahan rejeki bisa dalam kadarnya atau manfaatnya. Itu seuai dengan firman Allah dalam surah Al Baqarah ayat 245 : “Siapa saja yang meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, tentu Allah akan melipatgandakan ganti kepadanya. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan “.

Manfaat bersedekah tentu akan dikembalikan ke orang yang memberikannya. Allah tentu akan membayar harta yang dikeluarkan dalam bentuk sedekah dengan kadar yang lebih besar. Artinya rejeki dari mereka yang mengeluarkan sedekah tak akan berkurang, malah akan meningkat. Rasulullah pun banyak bersabda bahwa mengeluarkan sedekah sesungguhnya sedikitpun tak akan mengurangi kekayaan namun malah memperbanyaknya.

Ada permisalan, seseorang masih mengontrak, namun memiliki sepeda motor untuk kepentingan bekerja sebagai ojek online. Ia berharap bisa memiliki rumah sendiri. Ia lalu menjual motor satu-satunya itu lalu uangnya disedekahkan semuanya. Ia berharap akan memperoleh keajaiban rejeki banyak yang mampu digunakan untuk menebus rumah. Tempat tinggal tak teraih, motor kini tak punya dan tak dapat bekerja sebagai ojek online.

Membayar hutang dengan sedekah bertentangan dengan Islam. Islam itu rasional, tak berseberangan dengan ketentuan sebab-akibat. Umat Islam diwajibkan menjalankan faktor penyebab, meskipun hasil akhirnya tetap mutlak di tangan Allah. Bersedekah semua harta dengan niat ingin memperoleh keistimewaan sedekah merupakan sikap tak rasional dan berlebihan. Allah swt. dalam surah Al Furqan ayat 67 berfirman : ” Dan (termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih) orang-orang yang jika menginfakkan (harta), mereka tak berlebihan, dan tak (juga) kikir, di antara keduanya secara wajar “.

Nabi SAW bersabda dalam hadis dari Sa‘d bin Abi Waqqâsh r.a. : “Nabi SAW menjengukku di waktu haji wada’ saat aku sakit dan takut segera meninggal. Aku berucap kepada beliau, ‘Wahai Nabi, Engkau melihat sendiri sakitku (yang parah), sedangkan aku punya harta yang cukup dan tak ada yang mewarisi selain satu anak perempuanku. Bolehkah aku menyedekahkan dua pertiga kekayaanku?’ Nabi SAW menjawab, ‘Jangan!’ Aku berucap lagi, ‘Bolehkah aku menyedekahkan separuh hartaku?’ Beliau menjawab, ‘Jangan! Sepertiga (saja). Sepertiga itu banyak. Sesungguhnya, bila kamu meninggalkan ahli warismu dalam kondisi berharta itu lebih baik dibanding meninggalkannya sebagai tanggungan masyarakat, meminta-minta kepada orang lain”,… dan seterusnya.

Jadi kesimpulannya, membayar hutang dengan sedekah itu bukan ajaran Islam. Meski ada banyak orang Islam yang melakukannya, namun harus diketahui bahwa dalam beribadah kita tak boleh membuat-buat sendiri. Ingat, kita bukan nabi yang mendapat wahyu dari Allah. Ibadah dalam Islam hanya mengikut apa yang diajarkan Nabi SAW dalam hadis-hadis shahih.

Jangan sungkan untuk melakukan penagihan hutang, kalau kamu tidak berani atau kurang nyaman dan tidak ada waktu bisa gunakan jasa penagihan hutang dari pengacaraindonesia.com

You may also like

Perbandingan Xiaomi Black Shark 2 dan 3, Lebih bagus yang ke 2

Perbandingan Xiaomi Black Shark 2 dan 3, Lebih bagus yang ke 2

Perbandingan Xiaomi Black Shark 2 dan Xiaomi Black Shark 3 – Pada saat ini perkembangan smartphone sangat pesat, beberapa jenis...

Desain Kaos Luar Negeri yang Paling Laris

Desain Kaos Luar Negeri yang Paling Laris

Desain Kaos Luar Negeri – Salah satu tipe baju satu ini memanglah kerap diseleksi sebab aman digunakan serta kerap dicari....

Cara Membuat Sitemap Website

Cara Membuat Sitemap Website

Sitemap website yaitu semacam peta khusus dimana dalamnya tercantum seluruh halaman situs. Tujuan pemberian sitemap website yaitu menyediakan deskripsi umum...

Daftar Materi Kuliah Teknik Sipil UGM

Daftar Materi Kuliah Teknik Sipil UGM

Berbagai jurusan bisa diambil saat kuliah di perguruan tinggi, salah satunya adalah Teknik Sipil. Ialah jurusan yang mencetak “tukang insinyur...

Back to Top